Pages

Tuesday, February 5, 2019

Erick Thohir Bantah Jokowi Panik Karena Hasil Survei

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir membantah calon presiden petahana tengah panik karena hasil survei.

Erick membantah pernyatan kubu pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, bahwa Jokowi panik karena elektabilitas antar dua pasangan calon makin mengecil.

Terdapat dua lembaga survei yang menyatakan selisihnya sudah berkurang.

Yakni lembaga Media Survei Nasional (Median) dan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Erick mengatakan, harus melihat rekam jejak lembaga survei yang menyatakan elektabilitas kedua paslon mulai mengecil.

Dan menilik lembaga survei yang terasosiasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita harus lihat track record. Kita harus berkaca pada lembaga survei yang asosiasinya masuk ke KPU. Jadi lembaga survei yang diakui KPU itu memberi data kedua paslon itu bedanya masih 20 persen," kata Erick melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/2/2019).

Baca: BPN Prabowo-Sandi Sebut Survei Median Tunjukkan Pemerintah Jokowi Kurang Berprestasi

Erick berujar, kalaupun survei Median dan Puskaptis itu hendak diakui, jika dihitung rata-rata selisih elektabilitas kedua pasangan calon, masih di angka 15-18 persen.

Semuanya dengan kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Sehingga aneh bila disebut Jokowi-Ma'ruf. Yang terjadi seharusnya adalah sebaliknya.

"Intinya, kalau dikatakan Jokowi panik karena survei, jawabannya tidak," ujar Erick.

Kedua, soal terminologi ofensif. Erick mengaku bahwa dirinya pernah bicara bahwa Tim Jokowi-KH Ma'ruf sudah saatnya ofensif. Pernyataan dikeluarkan saat rapat koordinasi tim hukum TKN, yang dihadiri Yusril Ihza Mahendra.

Let's block ads! (Why?)

http://www.tribunnews.com/pilpres-2019/2019/02/06/erick-thohir-bantah-jokowi-panik-karena-hasil-survei

No comments:

Post a Comment